5% Dana BOS Tanggamus 2014 Untuk Buku Kurikulum 2013

Pada realisasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk SD dan SMP di Tanggamus tahun anggaran 2014 ini, ditetapkan 5 persen diantaranya akan dialokasikan untuk pengadaan buku kurikulum tahun 2013.

Kabid Pendidikan Dasar Alfian mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Tanggamus Anas Anshori mengatakan, bahwa ketetapan yang mengharuskan untuk mengeluarkan 5 persen bagi pengadaan buku dari alokasi dana BOS tersebut, berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) pengunaan BOS dari Kementrian Pendidikan RI. “Buku kurikulum ini merupakan buku panduan belajar mengajar untuk guru dan murid di sekolah,” katanya, Rabu (19/2).

Pada semester pertama, pengadaan buku dari dana BOS akan diambil dari dana yang akan diserahkan kepada siswa dan kekurangan dari potongan tersebut akan ditutupi dari dana Dekon pusat, yang bisa saja dilimpahkan ke provinsi, kabupaten atau dikelola langsung oleh pihak sekolah. Sedangkan untuk pengadaan buku di smester kedua akan dianggarkan melalui dana alokasi khusus (DAK).

“Perihal buku apa yang akan dibeli dan acuan penerbit buku panduan, serta murid mana saja yang berhak menerima atau berapa harga satuan buku yang harus dibeli nanti akan ada penjelasan lanjutan dari pusat soal juknisnya, ” kata dia.

Sementara jumlah total keseluruhan alokasi dana BOS di Tanggamus tahun 2014 ini adalah Rp51.029.660.000. Untuk tingkat sekolah dasar (SD) negeri dan swasta sebanyak 407 dengan jumlah siswa 60.655 dengan alokasi dana sebesar Rp36.388.040.000. Untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) negeri, swasta, terbuka dan satu atap dengan jumlah sekolah sebanyak 76 sekolah, 18.390 siswa penerima dan alokasi Rp14.641.620.000.

Masih menurutnya, jika dibandingkan dengan alokasi dana BOS di tahun 2013 lalu, alokasi dana BOS 2014 di Tanggamus sedikit lebih besar. Perbandinganya alokasi total BOS tahun 2013 sebesar Rp46.947.760.500 sedang di alokasi BOS tahun 2014 ini sebesar Rp51.029.660.000.

“Acuan pembagian dana BOS ini awalnya pihak sekolah yang mengajukan usulan kepada kami. Setelah itu, kami sampaikan ke pusat sebagai bahan pertimbagan, setelah cair baru dibagikan berdasarkan ketentuan pusat yang langsung diserahkan kepada pihak sekolah,” terangnya. (*)

Adib Wildani

sumber: http://lampost.co/berita/5-dana-bos-tanggamus-2014-untuk-buku-kurikulum-2013