Dana BOS Tidak Berdasarkan Jumlah Siswa

Tahun 2014, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang digulirkan pemerintah pusat untuk membantu memenuhi kebutuhan dan menyukseskan pendidikan 9 tahun mengalami perubahan. Yakni, tidak berdasarkan jumlah siswa.

Kabid Dikdas Thaberani Hasyim menjelaskan, tahun 2013 dana BOS per siswa untuk SD sebesar Rp580 Ribu sedangkan SMP Rp710 Ribu.
“Ditahun 2014, tidak ada perubahan besarnya dana yang diterima dan kurun waktu pencairan dana yakni 3 bulan sekali. Namun, disini lebih menitikberatkan ke sekolah yang memiliki jumlah siswa sedikit yakni SD kurang dari 80 siswa dan SMP kurang dar 120 siswa.Artinya, jika siswa kurang dari kuota tersebut sekolah tetap mendapatkan dana BOS maksimal kuota untuk 80 untuk SD dan 120 siswa untuk SMP,” paparnya.
Lanjutnya, untuk data sekolah penerima dana BOS di Lamtim sebanyak 557 SD dan 160 SMP. Hal itu telah diatur dari Kemendikbud.
Juknis baru ini memnag cukup baik untuk dilakukan dikarenakan kebanyakan sekolah di Lamtim.
“Selama ini sekolah yang memiliki siswa sedikit merasa terbenani sebab kecilnya dana BOS yang terima karena mengukur dari jumlah siswa. Nah, dengan juknis baru ini diharapkan pendidik semakin bersemangat meningkatkan kinerjanya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” paparnya.
Harapannya, dana BOS ini bisa membantu dan digunakan dengan sebaik mungkin untuk memberikan bantuan untuk siswa agar tidak ada anak yang putus sekolah.
sumber :http://radarmetro.co.id/radar-lamtim/1948-dana-bos-tidak-berdasarkan-jumlah-siswa-