Kurikulum Baru Mulai Diberlakukan pada Tahun Ajaran Baru 2014

 Mulai tahun ajaran baru Juli mendatang, seluruh sekolah di Indonesia yang total berjumlah sekitar 280 ribu akan menerapkan Kurikulum 2013. Semua kelas akan menerapkan kurikulum tersebut kecuali kelas III, VI, IX, dan XII.

“Kurikulum 2013 dilaksanakan 100% sekolah pada tahun pelajaran 2014, yakni SD kelas I, II, IV, V dan SMP kelas VII dan VIII, serta SMA dan SMK kelas X dan XI,” ungkap Kepala Unit Implementasi Kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tjipto Sumadi, Minggu (5/1).

Untuk mendukung rencana tersebut, lanjut Tjipto, Kemendikbud akan melatih guru. Saat ini, materi pelatihan itu sedang disiapkan.

“Guru SD-SMA yang akan dilatih sekitar 1,3 juta orang,” ujar Tjipto.

Pelatihan guru itu akan digelar Maret-Juli 2014 dengan melibatkan narasumber nasional (NS) yang terdiri dari 1.557 guru serta 912 kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Narasumber nasional itu akan melatih instruktur nasional (IN) yang terdiri 33.106 guru, 11.234 kepala sekolah, dan 2.306 pengawas sekolah.

Selanjutnya IN akan melatih guru sasaran sebanyak 1,1 juta guru termasuk kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Dijelaskan Tjipto, peserta terbaik pelatihan itu akan menjadi guru pendamping.

Fungsi guru pendamping ialah membantu guru sasaran dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 di kelas.

“Guru pendamping akan ditentukan setelah pelatihan, tetapi proyeksi jumlahnya sudah disiapkan oleh direktorat terkait.”

Sebelumnya Sekretaris Balitbang Kemendikbud Dadang Sudiyarto mengungkapkan Kemendikbud menyiapkan anggaran untuk naskah buku, penggandaan, dan distribusi buku semester satu melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Selain itu, anggaran untuk pelatihan guru, penyiapan materi dan bim bingan teknis pendampingan, serta monitoring dan evaluasi juga sudah disiapkan.

Menurut Dadang, pendanaan juga melibatkan pemerintah daerah (pemda).

Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga bersama-sama menyiapkan dukungan anggaran untuk penggandaan dan distribusi buku semester dua, pelatihan guru, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013 di tingkat sekolah. (Syarief Oebadillah)

 

Sumber : http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2014/01/06/3/205431/Kurikulum-Baru-Mulai-Diberlakukan-pada-Tahun-Ajaran-Baru-2014