Mendikbud: Anak-anak Sekolah Perlu Sentuhan Seni dan Budaya

pak nuh_0Jambi, Kemdikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi. Di Jambi, Mendikbud mengunjungi SMP Negeri 1 Jambi dan SMA Negeri 1 Jambi. Dalam kunjungannya Mendikbud mengatakan, pendidikan tidak selalu mengenai mencerdaskan anak-anak untuk mengerti matematika atau mengetahui sains. Ada hal lain yang tak kalah pentingnya untuk terus dikembangkan, seperti seni, budaya serta karakter anak didik itu sendiri.

“Waktu di SMPN 1 Jambi tadi ada pemenang cipta lagu. Saya minta maju nyanyi lagu yang diciptakan. Ini sesuatu yang positif supaya anak-anak kita tidak hanya sekolah, tidak punya sentuhan seni dan budaya, sosial interaksi, jangan!” tegasnya saat mengunjungi SMAN 1 Jambi, Senin, (10/3/2014).

Mendikbud juga mengatakan, mengoptimalkan segala potensi kecerdasan anak-anak sekolah menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, guru, dan orangtua, termasuk memberi rasa nyaman di lingkungan belajar. “Relatif rapi dengan suasana sekolah bersih itu penting untuk mendidik karakter anak. Bayangkan selama tiga tahun  ruangan kelas kotor dan tidak terawat akan membentuk karakter jorok dan tidak bersih,” katanya.

Bahkan Mendikbud menilai anak-anak yang sempat berdialog langsung dengannya memiliki sudut pandang optimis akan masa depan. “Mereka memiliki perspektif masa depan. Cerah anak-anaknya,” ujarnya senang.

Anak-anak yang memiliki optimisme masa depan yang cerah, tutur Mendikbud, menandakan kehidupan sosial dan kehidupan ekonomi yang bagus meskipun tidak kaya raya. Ia juga sangat mendukung serta mendorong kemajuan pendidikan di Provinsi Jambi. “Jambi secara keseluruhan kita dorong untuk bisa terus maju,” katanya.

Ia juga menyampaikan  harapan bagi siswa yang tidak mampu untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi tanpa harus memikirkan biaya.”Daftar Bidikmisi, dimana aja bisa (kuliah di perguruan tinggi) dan tidak bayar sama sekali, bahkan dapat uang saku setiap bulan. Jadi tidak ada lagi orang miskin yang tidak sekolah,” tegas Mendikbud.

Dalam agenda kunjungan kerjanya, Mendikbud dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Merangin dan Sarolangun untuk meresmikan SMK dan Sekolah Luar Biasa serta pertemuan dengan kepala sekolah dan dan para guru, namun kondisi cuaca tidak memungkinkan Mendikbud menghadiri acara tersebut.

Ikut mendampingi kunjungan kerja Mendikbud di antaranya Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, Wakil Walikota Jambi Abdullah Sani, serta pejabat di lingkungan Pemprov Jambi dan Pemkot Jambi.

 

Adib Wildani

 

sumber: http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/2290