Sertifikasi 240 Guru di Unismuh

Guru saat berkumpul di Kongres Guru Nasional. (Foto: Abror Rizki/Setneg) Guru saat berkumpul di Kongres Guru Nasional. (Foto: Abror Rizki/Setneg)

MAKASSAR – Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon 146 Unismuh Makassar digelar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar diikuti sebanyak 240 orang guru.

Ketua Penanggung jawab PLPG Sukri Syamsuri mengatakan, kuota sertifikasi guru khusus di Sulawesi Selatan, yakni 200 ribu orang sampai saat ini masih tersisa 1.500 guru.

“Dari kuota yang masih tersisa tersebut, rayon 146 Unismuh mendapat kuota 240 guru untuk mengikuti PLPG Sertifikasi Guru, dibagi menjadi dua gelombang dan setiap gelombang berjumlah 120 orang terdiri empat kelas,” kata Sukri, di Auditorium Al-Amien, Kampus Unismuh, Senin (2/12/2013).

Ditambahkan dia, peserta yang mengikuti PLPG Sertifikasi Guru Gelombang ke-9 dan 10 adalah yang dinyatakan lulus syarat sebagai kuota optimalisasi dari guru kelas (Guru Sekolah Dasar).

Sukri menegaskan, penentuan kelulusan setiap peserta ditentukan berdasarkan nilai yang diperoleh setiap sub penilaian minimal memperoleh 40 sehingga diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian pelatihan pada 2-12 Desember 2013.

Sementara itu, Wakil Rektor (WR) II Unismuh Hj Rosleny B mengatakan, PLPG ini bukan hanya formalitas tetapi proses untuk mendapatkan predikat guru profesional sehingga keluaran dari pelatihan ini harus mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Di tempat yang sama, Wakil Dekan (WD) IV Unismuh H. Hambali menyebutkan, dasar dalam pelaksanaan PLPG ini sesuai dengan tujuan dan fungsi guru itu sendiri.

“Guru adalah pendidikan profesional, mendidik, mengajar, melatih karena penentu dalam membentuk generasi yang cerdas khususnya dari tiga aspek yakni afektif, kognitif dan psikumotorik,” ujar Hambali.

Diimbuhkannya, nilai dari tujuan Pendidikan Nasional, yakni untuk mengembangkan peserta didik pengetahuan sesuai mempunyai kompetensi di dalam bidang ilmunya mampu direalisasikan secara profesional.

Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2013/12/02/373/905673/sertifikasi-240-guru-di-unismuh